Air Mata ini Menyadarkanku
Tak sulit bagi Asya untuk
menggonta-ganti pasangan dengan mudah. Dengan gelar “Siswi Terpopuler” ia bisa
memanfaatkan para siswa yang suka padanya. Masih ia ingat, Rio, kakak kelasnya
yang sangat menyukainya. Ia manfaatkan untuk bisa membuat hati Heru panas dan
meledak. Yah, Asya memang senang mempermainkan mantan-mantannya.
Walau ia senang mempermainkan
laki-laki, ia memiliki sahabat-sahabat sejatinya. Herannya, sahabatnya
rata-rata adalah sekumpulan laki-laki. D’
SPB. Siswa Populer Berprestasi. Yah, sahabat-sahabat Asya juga menjadi
siswa popular disekolah.
Asya yang tak pernah serius menjalin hubungan
tiba-tiba menjadi tergila-gila pada seseorang. Fidi, anak pindahan dari Gontor
itu telah merebut hati Asya. Padahal Ref, sahabat satu D’ SPB itu diam-diam
menaruh hati kepada Asya.
Kendati pertentangan antara Fidi dan Ref yang
menyukai gadis yang sama. Asya tiba-tiba menderita penyakit ginjal dan sedang
menunggu cangkokan ginjal dari seseorang. D’ SPB berantusias senantiasa berada
disisi Asya. Tapi, Ref berubah. Menjadi cuek dan tak peduli. Itu karna hati Ref
sudah buta karna api cemburu terhadap Fidi yang berhasil meluluhkan hati Asya.
Walau begitu Ref sebenarnya sangat peduli pada Asya
Sayang, Asya tak tahu persis bagaimana sikap Fidi
yang sesungguhnya. Ternyata Fidi adalah tipe cowok yang suka PHP terhadap
wanita. Dan kali ini sasarannya adalah Asya. Ref yang mengetahui hal itu tak
hanya diam. Ia mencoba menjelaskannya kepada Asya, tapi Asya yang tahu Ref
cemburu terhadap Fidi menjadi acuh kepada Ref. Ref tak tinggal diam.
Berjalannya waktu, Fidi semakin sukses melayangkan
angan gadis itu. Tinggal menunggu beberapa waktu lagi untuk menghempaskannya.
Dengan bualan mautnya, Fidi berjanji akan menembaknya setelah ia sembuh. Sedangkan
Ref, ia hanya membukam mulutnya.
Seiiring waktu, ternyata penyakit Asya semakin parah
dan segera butuh donoran ginjal. Ref yang mulai tak diketahui kabarnya
diam-diam mempersiapkan sesuatu. Ajaib ! Asya mendapat berita bahwa pihak Rumah
Sakit telah mendapatkan cangkokan untuknya. Operasipun berjalan lancar dan Asya
akhirnya memiliki dua ginjal yang utuh. Suatu hari disaat masa pemulihan, Asya
bertanya kepada seorang perawat yang mengurusnya bahwa siapa yang bersedia
menyumbangkan ginjal untuknya. Perawat itu menjawab “Dia orang yang sangat
cinta kepadamu” Seketika Asya berpikir bahwa itu adalah Fidi.
Seminggu setelah ia keluar dari rumah sakit. Asya
tak mendengar kabar dari Tiyo. Tapi yang ia dapat adalah sebuah kabar bahwa
Fidi berpacaran dengan perempuan lain. Hati Asya hancur berkeping-keping.
Akhirnya Asya kembali mencari tahu siapa yang mendonorkan ginjal untuknya.
Akhirnya perawat yang dulu mengurusnya menyebutkan nama pendonor itu “Ref
El-Rohman” yang rela menabrakkan dirinya pada sebuah mobil yang melaju kencang
saat berada dibelakang Rumah Sakit dan rela ginjalnnya didonorkn untuk Asya.
Asya tersungkur.
Komentar
Posting Komentar