Cinta Seorang Fotografer "Chapter 3"


Rancangan Menara MICS (Masjid Iclamic Center Samarinda) di-ilhami dari menara Masjid Nabawi di Madinah Almukarromah,

          Sudah satu minggu Zacky berada di Samarinda dan menginap dirumah tantenya.Kini ia yakin akan melanjutkan pendidikannya di kota Tepian Sekaligus melanjutkan karir kakaknya di kota ini.Zacky tak sendiri,ia melanjutkan karir dan pendidikannya di Samarinda bersama Kyun, sahabat sesama fotografernya di Kota kelahirannya Balikpapan.Minggu sore Zacky dan Kyun ingin bersantai di taman Tepian yang jaraknya tak jauh dari rumah tantenya,tempat dimana ia akan tinggal.Tak lupa ia sesekali memfoto panorama jingga ala kota Tepian ini hingga tanpa sengaja lensa kameranya menangkap seorang gadis berkerudung biru yang tengah asik memfoto panorama jingga ala Kota Tepian itu yang tak lain adalah Anissa.
          Kyun yang tengah duduk santai di pinggiran sungan Mahakam sambil memfoto beberapa gambar melihat Zacky yang tengah memperhatikan Anissa.Kyun yang memperhatikan tingkah sohibnya itu segera menghampirinya.
          “Ingat ya, tujuan kita kesini untuk melanjutkan pendidikan di Kota Samarinda ini sekaligus mengembangkan karir kakakmu.Bukan untuk ‘Cari jodoh’ seperti lagu Wali” singgung Kyun sambil menyanyikan liric lagu Wali Band itu pada Zacky yang dari tadi melihat Anissa.Zacky yang sadar dirinya tengah disinggung hanya tertawa dan memukul pundak Kyun.
          “Ya Allah ... siapa juga yang mau cari jodoh” jawab Zacky pada Kyun sambil tersenyum salah tingkah.
          “Lah .. itu dari tadi ngapain coba kalau gak ngeliatin cewek itu” jawab Kyun sambil menunjuk Anissa yang memang sejak tadi menarik perhatian Zacky.Zacky hanya tertawa dan memukul pundak sohibnya itu.Pandangan Zacky tak berhenti melihat Anissa, entah mengapa sepertinya ia tertarik pada Anissa.Gadis itu itu berjalan perlahan di pinggiran sungai menatap matahari jingga ala kota Tepian itu.Jaraknya kini semakin dekat dengan Zacky dan Kyun,Tapi Anissa tidak peduli pada sekelilingnya karna dia juga sedang bersantai di taman itu.
          Entah dapat keberanian dari mana Zacky mendekati Anissa,Kyun memperhatikan sohibnya itu dari belakang.Tiba-tiba langkah Zacky terhenti padahal jarak antara dia dan Anissa kurang lebih hanya semeter.Langkah zacky terhenti saat melihat air mata keluar dari pelupuk mata Anissa yang tengah terpejam merasakan arus angin dan air sungai Mahakam.Kyun yang melihat sohibnya tiba-tiba berhenti saat mulai mendekati Anissa mendekatinya dan secara diam-diam mendorong Zacky hingga menabrak pundak Anissa.Zacky terkejut luar biasa begitu juga dengan Anissa.
          “Afwan ukhty “ maaf Zacky cepat-cepat setelah tanpa sengaja menabrak pundak gadis itu dengan cukup kuat.Anissa merapikan kamera dan pakaiannya yang cukup berantakkan.Lalu ia menatap Zacky dengan tatapan yang cukup kesal.Zacky hanya terdiam dan geram dengan kelakuan Kyun.Sedangkan Kyun yang duduk di bawah pohon hanya dapat tertawa melihat tingkah zacky yang SalTing bukan main.
          “Lain kali hati-hati” jawab Anissa pada Zacky dengan nada yang cukup membentaknya.Zacky menoleh ke arah Kyun yang semakin tertawa saat melihat Zacky dibentak oleh Anissa.Zacky hanya terdiam dan tak meninggalkan tempat dimana ia berdiri.Ia terus memperhatikan Anissa yang hanya diam memperhatikan matahari sambil memegang kamera DSLR-nya itu.Karna tak ingin suasana menjadi hening, Zacky mencoba untuk berbasa-basi dengan Anissa.
          “Matahari yang indah,aku tak pernah melihat ini sebelumnya” kata Zacky pada Anissa.Gadis itu menoleh pada Zacky saat mendengan kata-kata Zacky yang mengungkapkan bahwa Zacky tak pernah melihat Matahari terbenam di kota kelahirannya ini.
          “Bagaimana bisa, orang di kota Tepian pasti pernah bahkan sering melihat matahari terbenam ala kota Tepian ini” jawab Anissa pada Zacky.Zacky hanya tersenyum ke arah Anissa lalu menatap langit jingga ala kota Tepian ini,ditambah lagi dengan kendaraan yang lalu lalang di atas jembatan Mahakam  yang sangat nampak jika dilihat dari taman itu.
          “Aku baru seminggu disini dan baru berkeliling di sekitar Samarinda hari ini” jawab Zacky pada Anissa.Gadis itu hanya mengangguk mengerti bahwa Zacky orang baru di kota ini.Tak lama mereka kembali terdiam sambil melihat langit jingga
          “Pindahan dari mana?” Anissa yang kali ini mulai berbicara.
          “Balikpapan, aku kesini untuk mengembangkan karir yang diwariskan kakakku dan melanjutkan pendidikan disini” jawab Zacky santai pada Anissa.Gadis itu cukup tercengang saat mendengar kota Balikpapan.Zacky heran saat melihat Anissa terkejut saat mendengar kota Balikpapan.
          “kenapa ? Ada masalah dengan kota kelahiranku ?” tanya Zacky pada Anissa yang masih tercengang saat tau Zacky berasal dari kota Balikpapan.Anissa hanya menggelang kecil saat Zacky menanyakan hal itu.Sedangkan Zacky masih menyimpan Curiga pada Anissa.Gadis itu sadar bahwa ia tengah dicurigai dan diperhatikan oleh Zacky.Cepat-cepat ia menghelak pemikiran Zacky.
          “Aku hanya kagum pada kotamu yang konon memiliki fotografer muda handal” alasan Anissa agar tidak dicurigai oleh Zacky.Zacky menoleh pada Anissa dan hanya tersenyum kecil.
          “Aku dengar-dengar di Kota ini juga ada seorang fotografer muda perempuan yang amat berbakat bahkan dikagumi oleh gubernur,tenang saja kota kita akan tetap bersaudara walau kadang tim sepak bolanya tidak bersaudara” kata Zacky hingga membuat Anissa tertawa kecil menyadari jika memang tim Sepak Bola antara Persisam Putra Samarinda dan Persiba Balikpapan tak pernah bersaudara hanya karna Bola.
”Bay The Wey, dari tadi sudah ngobrol panjang lebar tapi belum kenalan juga” jawab Zacky.Anissa hanya tertawa kecil,Zackypun juga begitu.Mereka tak sadar bahwa dari tadi mereka belum berkenalan.Anissa hanya tertawa dan akhirnya Zackylah yang lebih dulu berkenalan padanya
          “Aku Zacky, Zacky Al-Husain” jawab Zacky pada Anissa.
          “Anissa, Anissa Al-Qawiyyu.Nama kita hanya kurang lebih banget ya” jawab Anissa sambil tertawa.Zackypun ikut tertawa mendengar gurauan Anissa.Sebentar saja mereka sudah terlihat akrab pada waktu singkat dan kebetulan.Tak berapa lama Suara Adzan Magrib mengingatkan mereka pada waktu sholat.
          “Ukhty sholat kan?” tanya Zacky pada Anissa.
          “tentu saja, aku mau sholat di Masjid Iclamic Center.Kenapa?”
          “Perginya sama-sama saja.Aku dan Sohibku dengar Masjid itu adalah salah satu Mesjid terbesar di Asia Tenggara” Tawar Zacky sambil menunjuk Kyun yang tengah membereskan isi tasnya.
Anissa mengangguk setuju maka berjalanlah mereka menuju masjid Iclamic Center yang jaraknya sangat dekat dari taman Tepian.Tinggal menyebrang jalan besar mereka sudah sampai di Masjid itu.Sesampainya disana Zacky dan Kyun dibuat terkagum-kagum oleh kemegahan masjid ini.
          Masjid Iclamic Center adalah mesjid yang menjadi kebanggaan umat muslim di kota Samarinda.Bangunan Masjid Iclamic Center ini memiliki kubah utama dan ornamen-ornamen keemasan yang sangat cantik.Mesjid ini sendiri terletak di kelurahan Teluk Lerong Ulu,Samarinda , Kalimantan Timur.Tampak dari depan berada di jalan Slamet Riyadi Nomer 1,sedangkan kanan kirinya diapit oleh jalan Anggi dan Meranti sedangkan bagian belakangnya terdapat jalan Ulin,mesjid ini juga menghadap tepat ke arah Sungai Mahakam, Samarinda,kalimantan Timur.Sangat mudah menemukan Masjid Iclamic Center Samarinda,Lokasinya hanya +/- 2 Km dari jembatan Mahakam
          Proses pembangunan Masjid Iclamic Center Samarinda dimulai pada tanggal 5 Juli 2001 ditandai dengan penekanan tombol pemancangan tiang pancang pertama proyek pembangunan Iclamic Center oleh Presiden Megawati Soekarno Putri pada tanggal 5 Juli 2001.Dan tujuh tahun kemudian komplek Iclamic Center Samarinda diresmikan oleh Presiden RI, Dr. H. Susilo Bambang Yudoyono pada tanggal 16 Juni 2008.
          Rancangan Menara MICS (Masjid Iclamic Center Samarinda) di-ilhami dari menara Masjid Nabawi di Madinah Almukarromah, dan kubah utamanya di-ilhami Masjid Haghia Sophia di Istanbul,Turki.menempati area seluas +/- 8 hektar dan menyediakan lahan terbuka bagi masyarakat kota Samarinda termasuk area parkir dan taman yang luas lengkap dengan pohon kurma yang ditanam di halaman depan kawasan Masjid menghadirkan kesan Timur Tengah di kota Samarinda.Luas bangunan utama Iclamic Center Samarinda seluas 43.500 m2 , Luas bangunan 7.115 m2, luas lantai basement 10.235 m2, sementara lantai dasar Masjid seluas 10.270 m2 , dan lantai utama seluas 8.185 m2, sedangakn luas lantai mezanin 5.290 m2.
          Zacky, Anissa, dan Kyun kini telah berada di lorong Masjid Iclamic Center setelah selesai melaksanakan sholat Magrib berjamaah di Masjid Megah itu.Zacky dan Kyun masih dibuat terpesona dengan kemegahan masjid itu, sedangakan Anissa tampak biasa saja karna ia sudah sering ke Masjid ini bahkan hampir setiap hari.
          “kalian belum mau pulang?” tanya Anissa tanpa menoleh pada Zacky dan Kyun karna sedang merapikan kameranya dan membersihkannya.Zacky dan Kyun saling bertatapan tak lama mereka bersama-sama saling mengangguk.
          “Kami sudah mau pulang” jawab Kyun kali ini.Anissa hanya mengangguk sambil membersihkan lensa kameranya.
          “Kau sendiri belum mau pulang?” tanya Zacky pada Anissa.
          “Belum, aku masih ada urusan disini” jawabnya simpel pada mereka.Zacky dan Kyun hanya saling pandang saat mendengar jawaban ku.Zacky dan Kyun akhirnya bangkit dari tempat duduknya dan tampak ragu-ragu untuk menanyakan sesuatu pada Anissa yang masih sibuk dengan Kameranya.Anissa yang menyadari akan tingkah mereka langsung ikut berdiri dan menatap tajam wajah-wajah mereka.Zacky dan Kyun langsung terdiam saat melihat wajah Anissa.
          “Em... Nis, kami pulang duluan ya dan boleh gak kita tukaran ...” ucap Kyun pada Anissa yang terhenti.Anissa menoleh pada mereka dengan tatapan yang semakin tajam.Zacky segera melanjutkan kata-kata Kyun.
“Tukaran ilmu tentang Photografy maksudnya” lanjut zacky cepat.Anissa hanya mengerutkan dahinya dan tertawa kecil karna melihat tingkah mereka.Anissa cepat menjawab keraguan mereka.
“kalau mau kenal lebih dekat denganku? Silahkan add FaceBook-ku.Maaf aku gak bisa memberikan nom HP-ku langsung pada kalian.Aku ini orangnya waspadaan apa lagi sama orang yang baru kukenal” kata Anissa untuk menjawab keraguan Zacky dan Kyun.Mereka melongo saat mendengar ucapan Anissa.Entah dari mana Anissa tau apa yang mereka pikirkan, hal itulah yang membuat mereka semakin terheran-heran pada gadis satu ini.
          “kau tahu dari mana ?” tanya Kyun.
          “hanya menebak” jawab Nissa Simpel.
          “kalu begitu kami minta nama akun FaceBook-mu” lanjut Zacky.
Anissa akhirnya memberi tahu nama akun Facebook-nya agar mereka dapat meng-add FaceBook Anissa.Setelah itu Zacky dan Kyun pamit untuk pulang,lagi pula besok adalah hari pertama di tahun ajaran baru.
          “Kami duluan ya,Assalamualaikum” salam mereka dari tempat parkir motor.Sedangakan Anissa masih ada di lorong Masjid karna akan memfoto beberapa gambar lagi.
          “Na’am .. Walaikumsallam” Sahut Anissa setengah berteriak.
Zacky dan Kyun akhirnya sampai dirumah tantenya,tempat dimana ia dan Kyun akan tinggal.Baru saja mereka memasuki kamar Tante Zacky menyuruh mereka untuk makan malam bersama.Saat mereka selesai makan Om Hendry –suami tante Zacky- memberi tahu bahwa besok kami sudah dapat bersekolah di salah satu Madrasah Aliyah Negri di Samarinda.Besok akan jadi hari yang melelahkan

Komentar

Postingan Populer