Cinta Seorang Fotografer "Chapter 4"


Tiba-tiba ada dua orang siswa yang menghampiri Sofia,yang membuat Anissa terkejut ia tau siapa dua orang siswa itu

          Kelelahan menghantui tubuh Anissa bagaimana tidak, ia menjadi paniti MOS –Masa Orientasi Siswa- di sekolahnya,Madrasah Aliyah Negri 1 Samarinda.Ia menjadi panitia bagian Games dan peraturan yang harus dituruti oleh siswa baru.Setelah mengatur beberapa Games iapun izin untuk beristirahat di taman sekolah.Sambil membawa kamera DSLR-nya dan ditemani Sofia –Sahabatnya di ManSa.Ia sedang tertawa dan bercanda dengan Sofia sambil sesekali mengarahkan kameranya pada Sofia dan mengambil gambar sohibnya itu sebagai moodel foto hunting.Sofiapun mengawali pembicaraan.
          “Dikelas XI Agama Islam 2 ada siswa baru ya?” tanyanya pada Anissa.
          “aku gak tau, dari tadi aku ada diluar kelas mengurus siswa baru” jawabnya simpel.Sofia hanya terdiam beberapa saat lalu menganggukkan kepalanya sedikit.Anissa heran melihat sohibnya ini.Tapi ia enggan untuk ikut campur masalah Sofia karna dia tahu betul watak sohibnya ini.Tiba-tiba ada dua orang siswa yang menghampiri Sofia,yang membuat Anissa terkejut ia tau siapa dua orang siswa itu,mereka adalah Zacky dan Kyun.Zacky belum menyadari jika Anissa bersekolah di sekolah yang sama dengannya, sedangkan Kyun baru mengenal Sofia di sekolah ini karna dulu mereka adalah teman semasa kecil di Balikpapan.Zacky dan Kyun terkejut saat melihat Anissa begitupun Anissa saat melihat mereka, sedangkan Sofia hanya heran melihat tingkah mereka bertiga.
          “Kamu sekolah disini?” tanya Zacky pada Anissa
          “sudah lama, kalian kok bisa ada disini? Siswa baru?“ tanya Anissa.
          “Ya .. kami siswa pindahan” jawab Zacky dan Kyun berbarengan.
          “Terus Kyun ini siapanya Sofia” tanya Anissa pada Zacky,Sofia, dan Kyun.
          “teman semasa aku kecil dan tinggal di Balikpapan” jawab Sofia.
Aku hanya mengangguk, setelah itu kami hanya terdiam dalam diri masing-masing.Ternyata Zacky dan Kyun akan melanjutkan sekolah mereka di sekolah yang sama dengan Anissa dan dia belum mengetahuinya.Sedangkan Sofia sudah tahu bahwa Kyun akan melanjutkan pendidikannya di ManSa tapi dia belum mengenal Zacky, hal itu juga yang membuat Sofia bertanya pada Anissa tadi.Mereka akhirnya tertawa karna kebodohan mereka masing-masing yang tak saling bercerita.Tak lama Bel masukan berbunyi
          “Aku harus kembali mengatur siswa baru” jawab Anisaa sambil bangkit dari tempat duduk.Sofia juga ikut berdiri dari tempat duduknya dan mengangguk perlahan.Mereka akhirnya kembali ke pekerjaan mereka masing-masing.Zacky masih berada di tempat seraya memperhatikan Anissa yang berjalan melewati lapangan basket.
          “Hayo ... Melamun ya mikirin Nissa” kaget Kyun pada Zacky dari belakang.Zacky terkejut dan sadar dari lamunannya karna Kyun,diapun memukul pundak sohibnya itu.
          “Masya Allah ... ya gak lah” jawab Zacky alasan.
          “Bohong dosa lo” balas Kyun sambil tertawa.
          “Ya Allah .. gak Kyun Nggak, sudah lah.Kembali kekelas yok” ajak Zacky pada Kyun.Kyun hanya tertawa melihat sahabatnya yang tengah dimabuk asmara.Zacky hanya memukul pundak Kyun sambil berjalan menuju kelas.
          Anissa berjalan melewati lapangan basket yang tengah digunakan siswa kelas XII untuk berlatih basket karna sebentar lagi akan ada turnamen Basket.Saat melewati lapangan, Sebuah bola HeadShoot tepat ke lengan Anissa dengan keras.Reflek Anissa merintah kesakitan.Saat sadar bola basket yang anak kelas XII mainkan mengenai seseorang.Dengan sigap bukannya menolong tapi lari agar tak terkena black list.Tapi diantara mereka ada dua siswa yang datang menghampiri Anissa dan membantunya.Dua orang siswa yang berpostur tinggi,kekar,gagah dan menjadi atlit basket kebanggan ManSa saat ini.Nama Smapan-pun tak kan terkenal jika mereka tidak mewakili sekolah dalam lomba-lomba olahraga Basket tingkat SMA,Kecamatan,Kota bahkan provinsi.
          “Kamu gak papa kan?” tanya Deni pada Anissa.
Anissa hanya mengangguk pelan kepada siswa yang bernama Ilham itu sedangkan saudara kembarnya Ilmi hanya mengambil bola yang mereka mainkan tadi.Sebenarnya sejak Anissa masih duduk di kelas X, Ilham telah jatuh cinta pada Anissa.Pada saat itu ia menjadi panitia MOS dan asal menunjuk siswa baru untuk mempraktekkan salah satu expresi teather dan yang dia tunjuk adalah Anissa.Saat melihat Anissa sedang mengexpresikan dengan drama musikal, Denipun dibuat terpesona olehnya.Tugas yang diberikan tanpa berlatih dapat dilakukan Anissa dengan sempurna.Setiap gerakannya saat menari dan bernyanyi sangat dihayati, bahkan kini dia menjadi tokoh utama di Theter Fajar ManSa.Dan sebenarnya bukan Ilham saja yang dibuat terpesona.Siswa baru dan beberapa panitia lain yang melihatnya juga dibuat pangling.Dalam sekejap nama Anissa sudah terkenal karna bakatnya itu dan belum lama ini ia sudah kembali terkenal karna menjadi The Best Lady Photography di Samarinda.
          Ilham adalah seorang pemain basket di ManSa.Tingginya sekitar 175 cm,rambutnya berdiri,kulitnya putih walau sering terkena sinar matahari,matanya agak sipit,dan menjadi idola bagi para siswi di sekolah ini.Sedangkan Ilmi adalah seorang Wakil Ketua OSIS, ciri-cirinya tak jauh beda dengan Ilham tapi yang berbeda adalah matanya yang tak sipit seperti Ilham.Ilmi juga berkacamata sedangkan Ilham tidak.Diliat dari sisi luar mereka memang sama tapi jika dari dalam mereka berbeda.Ilham adalah seorang Atlit dan aktif dalam bidang olah raga sedangkan Ilmi adalah seorang pustakawan yang sangat gemar membaca dan aktif dalam organisasi.
          “Na’am, ana taak mengapa” jawab Anissa yang bercampur dengan bahasa Arab.Ilham terdiam entah dia mengerti apa tidak Anissa tak terlalu peduli.Anissa memang orang keturunan Arab.Kakeknya adalah seorang musafir dari Arab dan merantau ke Indonesia.Pulau pertama yang dikunjungi adalah pulau Sumatra lalu melanjutkan ke pulau Kalimantan dan menikah dengan orang asli kalimantan dan menyebarkan agama Islam di tengah peradaban Hindu.Bahasa Arab yang ia gunakan juga bukan karna ia adalah seorang keturunan Arab tapi juga karna Bahasa Arab menjadi bahasa sunnah yang digunakan saat ia bersekolah di Madrasah Tsanawiyah Negri Model Samarinda (MTs Negri Model Samarinda) –salah satu madrasah yang terkediteksi Amat Baik di Samarinda.
          “Sudah lama gak saling tegur,Kamu Anissa kan siswi yang aku tunjuk untuk main drama musikal waktu MOS dulu ?” Ilham berkata padanya.Anissa hanya mengingat-ingat kejadian pada saat ia MOS dulu.Dan barulah ia ingat orang yang berada di depannya ini dan yang tanpa sengaja melempar bola basket hingga mengenai lengannya ini adalah panitia MOS saat ia menjadi siswa baru.
          “Ya , akhi benar sekali.Akhi ini Ilham kan ? Panitia MOS yang menunjuk ana untuk memainkan drama musikal di depan orang banyak” Katanya sambil masih terheran-heran.Mereka memang satu sekolah tapi berbeda kelas dan status mereka di Mansa juga sangat berbeda.Ilham adalah siswa kelas XII IPA 2 dan menjabat sebagai kapten di tim basket ManSa.Sedangkan Anissa adalah siswi kelas XI IPS 2 dan hanya menjabat sebagai pimpinan redaksi Mading di ManSa.Ilham hanya mengangguk.Mereka terdiam kembali sedangkan rasa sakit yang ada di lengan Anissa hilang setelah sadar bahwa yang melempar bola itu adalah Cowok favorit disekolahnya.
          Tanpa mereka sadari beberapa pasang mata memperhatikan mereka.Tak lain adalah para siswi yang tampak iri dengan keakraban Nissa dengan Ilham.Ilham adalah tipe orang yang jutek terhadap siswi-siswi maupun perempuan lain yang ia temui atau mereka yang menemui.Baginya jodoh itu ditangan tuhan,biarkan tuhan yang mengatur semua.Kita tinggal berdoa,usaha,ikhtiar,dan tawakal.
          “Ketaman belakang dekat kantin saja ya,diliatin orang kalau kita disini terus” kata Ilham padanya.Anissa menggeleng sambil tersenyum.
          “Aku harus kembali ke aula.Tahun ini aku kebagian untuk menjadi panitia MOS, seperti kamu dulu” kata Anissa yang diiringi tawa Ilham.
          “Ya sudah, Selamat menjalankan tugas” katanya.Anissa mulai meninggalkan Ilham dan tanpa dia sadari Zacky memperhatikan mereka dari jauh.Kepala Zacky memanas.

Komentar

Postingan Populer